Skip to main content

Posts

Showing posts with the label seri tokoh

ARISTOTELES

ARISTOTELES Oleh: Iwan Ismi Febriyanto Aristoteles adalah filosof dan ilmuwan terbesar dalam dunia masa lampau. Dia memelopori penyelidikan ihwal logika memperkaya hampir tiap cabang falsafah dan memberi sumbangsih tak dapat digambarkan besarnya terhadap ilmu pengetahuan. Namun, banyak ide-ide Aristoteles yang sudah ketinggalan jaman. Tapi yang paling penting dari apa yang pernah dilakukan aristoteles adalah pendekatan rasional yang senantiasa melandasi karyanya. Menurut Aristoteles manusia perlu mempertanyakan tiap aspek dunia alamiah secara sistematis dan kita mesti memanfaatkan baik pengamatan empiris dan alasan-alasan yang logis sebelum mengambil keputusan.

NICCOLO MACHIAVELLI

NICCOLO MACHIAVELLI Oleh: Iwan Ismi Febriyanto Niccolo Machiavelli dilahirkan di Kota Florence di Jazirah Italia pada 1469. Ia dibesarkan dalam keluarga ayahnya yang ahli hukum dan kaya. Ayahnya membantu Machiavelli untuk menikmati pendidikan yang terbaik pada waktu itu di Florence, karena ayahnya menginginkan kelak Machiavelli menjadi seorang teknokrat. Akan tetapi, ibunya mengharapkan Machiavelli menjadi imam atau rohaniawan. Machiavelli sendiri kemudian berkembang menjadi seorang politikus dengan ide-ide yang kongkret, praktis, dan peka terhadap prioritas-prioritas tindakan (Machiavelli, 1987: xix). Pada usia 25 tahun, ia telah berkecimpung dengan kehidupan politik. Machiavelli pernah menjabat kedudukan tinggi dalam bidang diplomatik, dalam mengatur organisasi ketentraman, serta mengurus korespondensi resmi negaranya. Machiavelli pernah dipenjara dan dibuang karena dianggap sebagai komplotan anti pemerintahan tahun 1513. Setelah dibebaskan kembali ia memencilkan diri di ...

PLATO

PLATO Oleh: Iwan Ismi Febriyanto Plato berasal dari keluarga bangsawan dan kalangan orang kaya yang terhormat, dia lahir sekitar 427 SM - meninggal sekitar 347 SM adalah seorang filsuf Yunani Pemikiran Plato banyak dipengaruhi oleh Socrates. Plato merupakan anak peradaban dari Yunani. Peradaban Yunani merupakan salah satu pilar dari peradaban bangsa Barat. Plato adalah orang pertama yang menginvestigasi konsep politik dalam sikap filosofis. Misalnya konsep kebaikan dan keadilan. Sebagaimana diketahui, filsuf-filsuf pada zaman pasca Socrates, banyak sudah mulai membicarakan atau berdialektika mengenai negara ataupun bentuk-bentuknya. Salah satu diantaranya adalah Plato, di mempunyai konsep bahwasannya negara yang ideal yang menganut prinsip suatu keadilan adalah bentuk begara Republik. Nah, dalam bentuk negara tersebut, dia membagi kelas-kelas social yang ada didalamnya dimana terdapat tiga lapisan atau kelas social, yaitu yang pertama adalah Filofos/Raja, Tentara, dan Rakyat....

Tan Malaka

  Rekam Jejak Sang Revolusioner “Gerakan Perlawanan Tan Malaka sebagai upaya pembebasan Indonesia dari para penjajah” BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang             Dalam bingkai sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, tentunya banyak sekali sejarah yang telah diukirkan oleh para sang pahlawan kita, baik itu dituangkan dalam bentuk senjata, pemikiran, dan lain sebagainya. Pada kebanyakan orang, nama pahlawan yang kemudian dielukan-elukan sebagai pahlawan sejati adalah sang Presiden pertama kita, yaitu Soekarno atau lebih dikenal dengan sebutan Bung Karno. Namun, ada beberapa nama yang nampaknya asing ditelinga para pemuda-pemudi kita terhadap nama yang satu ini, yaitu Tan Malaka. Namanya seakan telah menjadi korban kepalsuan sejarah yang selalu mendeskreditkan kaum komunis pada waktu itu. Padahal, beliau adalah orang pertama yang menulis tentang konsep negara Indonesia sebelum Bung Karno menulis brosur...

Pemikiran Soekarno-Hatta dalam Mengkonstruksi Negara Indonesia

Napak Tilas Perjalanan dan Pemikiran Tokoh Revolusi Kemerdekaan Indonesia ”Analisis Pemikiran Soekarno-Hatta dalam Mengkonstruksi Negara Indonesia” Oleh: Iwan Ismi Febriyanto             Soekarno-Hatta adalah dua nama pemimpin besar revolusi kemerdekaan Indonesia dalam perjuangan merebut kedaulatan Republik ini dari segala bentuk imperialism dan kolonialisme pihak asing. Dua nama ini juga yang tertera dalam naskah proklamasi yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945 yang dibacakan dijalan Pegangsaan Timur nomor 56, Jakarta atau kediaman dari Presiden Soekarno. Ini adalah saksi sejarah tentang bagaiamana segala daya dan upaya yang dilakukan oleh para tokoh revolusi pada waktu itu setelah terjadi vacuum of power di Indonesia. Soekarno yang dipilih sebagai pembaca naskah proklamasi tersebut adalah sosok yang penuh keberanian dan dikenal sebagai orator ulung serta inisiator berbagai gerakan revolusioner yang terjadi di In...

Antonio Gramsci

Antonio Gramsci Oleh: IwanIsmiFebriyanto Antonio Gramsci lahir di Sardinia, Italia, pada 22 Januari 1891. Sebagai anak keempat dari tujuh bersaudara yang sejak lahir berpunggung bungkuk telah membuatnya rapuh dalam menghadapi kemiskinan dan penderitaan. Ia tumbuh dengan tekanan psikologis, introvert dan paranoid pada penyangga tubuhnya. Tahun 1903, Gramsci harus meninggalkan sekolah dan bekerja membantu ekonomi keluarganya setelah ayahnya kehilangan pekerjaan pada tahun 1897 atas tuduhan kecurangan ”administratif”. Dengan susah payah, akhirnya Gramsci bias melanjutkan pendidikannya, bahkan sampai masuk kuliah dan berkenalan dengan bacaan dan aktivitas politik kelompok sosialisme. Antonio Gramsci merupakan salah satu pemikir “kiri”, karena sifat perjuangan dan garis Marxian yang mengental dalam corak tulisan-tulisannya dalam usahanya memberdayakan penentangan terhadap rezim yang berkuasa pada waktu itu, dan juga dalam mengkonstruksi sosial-politiknya. Di tahun 1913, pertama ...

John Stuart Mill

John Stuart Mill Oleh: IwanIsmiFebriyanto John Stuart Mill adalah putra dari James Mill yang lahir di London padatahun 1806.Mill muda tidak pernah sekolah, namun ayahnya member suatu pendidikan yang sangat baik. Terbukti sejak kecil usia 3 tahun sudah diajari bahasa Yunani, bahasa Latin pada usia 8 tahun, serta ekonomi politik dan logika (termasuk karya asli Aristoteles) pada usia 12 tahun dan mendiskusikannya dengan ayahnya. Selanjutnya Mill mempelajari ekonomi, Demonthenes dan Plato khususnya pada metode dan argumentasi (Mudhofir, 2001: 362). Pada usia 15 tahun, ia membaca karangan Jeremy Betham dan berhasil mempengaruhi paradigm berfikirnya, sehingga ia mematangkan pendapatnya dan memantapkan tujuannya untuk menjadi ”Sosial Reformer” (pembaharusosial). Ketika berusia 17 tahun, Mill bekerja di India House Company, di mana Ia mengabdi selama tiga puluh lima tahun sampai perusahaan tersebut bubar pada tahun 1853.

JURGEN HABERMAS

JURGEN HABERMAS Oleh :IwanIsmiFebriyanto Jurgen Habermas dilahirkan pada tanggal 18 Juni 1929 di kota Dusseldorf, Jerman. Dia dibesarkan di kota Gummersbach, kota kecil dekat dengan Dusseldorf. Ketika ia memasuki masa remaja diakhir Perang Dunia II, ia baru menyadari bersama bangsanya akan kejahatan rezim nasional-sosialis dibawah kepemimpinan Aldof Hitler. Mungkin hal ini yang mendorong pemikiran Habermas tentang pentingnya demokrasi di negaranya. Kemudian ia melanjutkan studinya di Universitas Gottingen, ia mempelajari kesusasteraan, sejarah, dan filsafat (Nicolai Hartmann) serta mengikuti kuliah psikologi dan ekonomi. Setelah itu, ia meneruskan studi filsafat di Universitas Bonn yang mana pada tahun 1954 ia meraih gelar “doktorfilsafat” dengan sebuah disertasi berjudul Das Absolute und die Geshichte (Yang Absolut danSejarah) merupakan studi tentang pemikiran Schelling. Berbarengan dengan itu juga, ia mulai lebih aktif dalam diskusi-diskusi politik. Hal ini juga yang mend...

JOHN RAWLS

JOHN RAWLS Oleh :Iwan Ismi Febriyanto John Rawls lahir pada tahun 1921 adalah filsuf dari Amerika Serikat yang terkenal pada abad ke-20 di dalam bidang filsafat politik. Bukunya yang berjudul "Teori tentang Keadilan" (dalam bahasa Inggris A Theory of Justice) merupakan salah satu teks primer di dalam filsafat politik. Rawls belajar di Universitas Princeton, serta mengajar di Universitas Cornell dan Universitas Harvard. Pada tahun 1971, John Rawls menerbitkan sebuah buku yang berjudul A Theory of Justice (Teori Keadilan). Gagasan dalam buku ini adalah dikemasnya sebuah konsep yang dikatakan Rawls sebagai konsep justice as fairness (keadilan sebagai sebuah kejujuran). Menurut Robert Nozick, A Theory of Justice adalah sebuah karya filsafat politik dan filsafat moral yang kuat, dalam, subtil, luas, sistematik, yang tidak pernah terlihat dalam karya-karya filsuf Jerman lainnya. Setelah buku A Theory of Justice diterbitkan, maka muncul buku baru lagi karangan Rawls yan...

Anthony Giddens

Anthony Giddens Oleh: IwanIsmiFebriyanto Anthony Giddens, Baron Giddens (lahir 18 Januari 1938; umur 73 tahun) adalah sosiolog asal Britania Raya. Ia adalah seorang sosiolog Inggris yang terkenal karena teori strukturasi dan pandangan menyeluruh tentang masyarakat modern. Ia dianggap sebagai salah satu contributor sosiologi modern. Tiga tahap terpenting dapat diidentifikasi di dalam kehidupan akademisnya. Hal yang pertama yaitu melibatkan penjabaran sebuah visi baru tentang apa sosiologi itu, menyajikan pemahaman teoritis dan metodologis dari bidang itu, berdasarkan reinterpretasi kritis terhadap klasik. Pada tahap kedua Giddens mengembangkan teori strukturasi, analisis agen dan struktur, dimana keutamaan diberikan kepada keduanya. Karya-Nya periode itu, seperti Pusat Permasalahan dalam Teori Sosial (1979) dan Konstitusi Masyarakat (1984), membawa dia terkenal di dunia internasional pada arena sosiologis.            Salah...

Pemimpin Ideal di tengah Carut Marut Persoalan Negeri

Pemimpin Ideal di tengah Carut Marut Persoalan Negeri Oleh : Iwan Ismi Febriyanto “ Kita kembali kepada alam kita di Indonesia tadi serta kembali mengamati penghuninya! Maka sekarang pun Indonesia masih dapat menyaksikan manusia pada tingkat yang serendah-rendahnya, yang berada di antara jenis hewan yang paling tinggi derajatnya, seperti orang utan, dengan pelbagai penduduk manusia di gunung serta hutan rimba raya Indonesia ”             Petikan kata-kata itu adalah untaian kata yang dikemukakan oleh sang pendiri Republik Indonesia, sang jenius yang namanya sering dan cenderung dilupakan oleh kaum muda Indonesia. Tulisan yang dibuat pada tahun 1948 ini berjudul Pandangan Hidup . Ya, dialah Tan Malaka. Pemilik nama lengkap Sultan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka ini adalah sosok fenomenal asal bukit Suliki Sumatera Barat tersebut merupakan salah satu bapak pendiri Republik Indonesia dengan bukunya Naar de Republik yang...